Tanpa Rasa
Melakukan aktivitas orang yang hidup tapi tidak merasa hidup.
Tersenyum dan tertawa padahal tidak ada sesuatu yang benar-benar membahagiakan.
Berusaha jadi si tukang berempati, pemikir yang positif dan baik hati.
Padahal kebusukan di pikiran dan di dalam hati semakin menumpuk setiap hari.
Satu lagi, hidup tanpa merasakan apapun.
Bahagia hanya sebuah kata.
Sedih hanya untuk mereka yang punya waktu luang.
Marah hanya bisa diluapkan di saat yang tepat
Kecewa hanya untuk mereka yang berjuang.
Lelah hanya alasan.
Bahkan bercerita ke diri sendiri saja jadi hal terlarang.
Merasakan emosi dan mengekspresikannya jadi sesuatu yang sulit.
Kehidupan tanpa rasa ini sampai kapan akan terus sehambar dan sehampa ini?

Comments
Post a Comment