APRIL


Bulan April.
Normalnya, merupakan bulan di tahun masehi yang masih dipenuhi kesibukan.
Anak-anak sekolah ada yang baru saja menyelesaikan Ujian Tengah Semester (UTS).
Ada yang baru saja menyelesaikan sekolahnya dan bersiap mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya.
Orang dewasa yang bekerja di kantor masih harus menyelesaikan setumpuk tugas dan target pekerjaan.
Para pekerja pabrik sedang berlomba-lomba memproduksi dan menjual barang-barangnya.
Pekerja rumahan mungkin sedang menikmati momen di rumah berkumpul bersama keluarga sambil tetap memantau usahanya (wirausaha), mencari inspirasi tulisan (penulis), mempesiapkan materi pembelajaran (pengajar), dan aktivitas pekerjaan lainnya yang bisa dikerjakan sembari berada di rumah.
Bulan April ini merupakan waktu yang sibuk dimana seharusnya semua orang sedang berupaya sekuat tenaga untuk mencapai hasil optimal yang diidam-idamkannya di akhir tahun nanti.




Namun, semua berubah tatkala pandemi menyebar dan mulai menginfeksi banyak orang.
Tanpa pilih-pilih dan tanpa basa-basi.
Baik itu negara tropis maupun subtropis. Negara maju maupun negara berkembang. Negara dengan mayoritas muslim maupun mayoritas katolik ataupun hindu ataupun buddha.
Semua aktivitas yang normalnya dapat dilakukan manusia tersebut harus dikerjakan dengan adanya kendala-kendala tertentu bahkan harus terhenti. 
Ini takdir Allah. 
Bulan Ramadhan tahun ini jatuh di Bulan April.
Kehadiran makhluk penghuni bumi yang satu ini menyebabkan perubahan kepada semua hal yang biasa atau normalnya terjadi pada manusia.
Begitu pula dengan pelaksanaan Bulan Ramadhan tahun ini. 

Allah memberikan kesulitan kepada sebagian umatnya.
Allah juga memberikan kelapangan kepada sebagian umat yang lainnya.
Ia berikan kesulitan dalam menjalankannya karena ada yang harus tetap bekerja, menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi dan wabah penyakit ini.
Ada yang harus berada di dalam ruang perawatan , menjauh dari keluarga dan sanak saudara, agar lekas sembuh dan tidak memperparah penyebaran penyakit ini.
Ada yang harus rela dirumahkan oleh tempat kerja.
Ada yang barang jualannya tidak habis terjual bahkan tidak terjual sama sekali sejak pandemi ini terjadi. Padahal setiap Bulan Ramadhan selalu laris manis dan memberi banyak rejeki.
Ada juga yang harus berjuang dari hari ke hari, mengandalkan bantuan pemerintah.
Untuk bertahan hidup setiap harinya karena jauh dari keluarga dan sanak saudara akibat pembatasan sosial berskala besar  yang terjadi hampir di seluruh Indonesia.
Namun, dibalik itu semua...
Masih ada yang Ia lapangkan rejekinya.
Masih diberikan kesehatan untuk tetap berkativitas normal.
Masih memiliki pekerjaan untuk dapat menopang biaya hidup.
Masih memiliki penghasilan untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari.
Masih didekatkan dengan keluarga sehingga dapat menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan ini seperti tahun-tahun sebelumnya.
Bahkan masih diberikan rejeki berupa kesempatan untuk dapat melaksanakan pernikahan dan dipersatukan dengan jodohnya di masa pandemi dan wabah penyakit ini.
Sehingga apabila direnungkan, masih ada banyak rejeki yang Ia berikan untuk hamba-hambanya.
Memang tidak lebih baik. Namun kenyataannya selalu ada diantara kita yang berada dalam kondisi yang masih baik-baik saja.

Semoga syukur selalu tercurah dari lubuk hati yang terdalam.
Terucap di lisan dan tampak dalam perbuatan.
Sehingga semangat berbagi kelapangan rejeki selalu terlaksana sehingga mereka yang dilanda kesempitan rejeki pun bisa tetap hidup dan bernafas.
Semoga peristiwa yang terjadi di Bulan Ramadhan tahun ini terpatri dalam memori dengan baik.
Bukan sebagai medali atas keberhasilan dalam memperbaiki diri, mencapai ibadah terbaik dan menghadapi pandemi.
Namun sebagai catatan atas betapa tingkat iman dan kemanusiaan manusia diuji.

Dimana semua manusia harus berjibaku untuk menghadapi.
'Fa inna ma'al 'usri yusran, inna ma'al 'usri yusran' 
"Karena sesungguhnya sesudah kesullitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (Qs. al-Insyirah ayat 5-6)



Comments

Popular posts from this blog

Satu Hari Sebelum Bulan Agustus Berakhir